Jakarta, 27-28 Juli 2026 – PLN Nusantara Renewables (PLN NR) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola perusahaan yang bersih, transparan, dan berintegritas melalui penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Komitmen tersebut dibuktikan dengan keberhasilan PLN NR meraih sertifikasi ISO 37001:2016 yakni Sistem Manajemen Anti Penyuapan yang sudah diperoleh pada 19 September Tahun 2025 sebagai bentuk pengakuan atas implementasi sistem pencegahan penyuapan yang telah diterapkan secara konsisten di lingkungan perusahaan.
Pencapaian ini menjadi salah satu langkah strategis PLN NR dalam memperkuat penerapan Good Corporate Governance (GCG), meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan, serta memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai prinsip kepatuhan, etika, dan akuntabilitas.
Memasuki tahun 2026, PLN NR kembali menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan standar tata kelola perusahaan dengan mempersiapkan proses transisi menuju ISO 37001:2025. Sebagai bagian dari proses tersebut, perusahaan melaksanakan kegiatan peningkatan awareness mengenai pembaruan standar internasional tersebut kepada insan perusahaan. Tujuannya, agar insan PLN NR memahami bagaimana bentuk implementasi SMAP di aktivitas mereka sehari-hari. Dan pada tanggal 27–28 Juli 2026, telah dilakukan audit surveillance serta audit transisi yang dilakukan oleh British Standard Institution (BSI) untuk mendapatkan sertifikasi anti penyuapan terbaru, guna menunjukkan konsistensinya terhadap integritas perseroan dalam memberantas segala hal bentuk pelanggaran yang dapat terjadi.
Menanggapi perubahan standar tersebut, PLN NR melakukan penyesuaian terhadap kebijakan, prosedur, dan sistem yang diperlukan agar implementasi SMAP tetap selaras dengan perkembangan standar terbaru. Perusahaan juga mengoptimalkan penerapan Whistleblowing System (WBS) sebagai sarana pelaporan dugaan pelanggaran yang aman, transparan, dan akuntabel guna mendukung terciptanya lingkungan kerja yang berintegritas.
Langkah ini mencerminkan semangat perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) yang menjadi bagian dari budaya kerja PLN NR. Dengan terus memperkuat sistem pencegahan penyuapan dan meningkatkan kesadaran seluruh insan perusahaan terhadap pentingnya integritas, PLN NR optimistis dapat menghadirkan proses bisnis yang semakin andal, transparan, dan berkelanjutan.
Ke depan, PLN Nusantara Renewables akan terus memperkuat implementasi SMAP sebagai bagian dari upaya mewujudkan perusahaan energi baru terbarukan yang tidak hanya unggul dalam kinerja bisnis, tetapi juga menjadi perusahaan yang dipercaya melalui penerapan tata kelola yang baik, budaya kepatuhan yang kuat, serta integritas yang menjadi fondasi dalam setiap aktivitas perusahaan.
Jakarta, 10 April 2026 – PT PLN Nusantara Renewables (PLN NR) menyelenggarakan kegiatan Coffee Morning bertajuk "Penerapan Governance, Risk Management, and Compliance (GRC) di Lingkungan PT PLN Nusantara Renewables" sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan yang baik serta meningkatkan pemahaman seluruh insan perusahaan terhadap implementasi GRC pada 10 April 2026 yang lalu.Kegiatan yang diikuti oleh seluruh pegawai PLN Nusantara Renewables ini menghadirkan Bapak Ndaru Tri Hatmoko, selaku Sekretaris Perusahaan, sebagai narasumber. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa GRC merupakan integrasi antara Governance, Risk Management, dan Compliance yang memungkinkan organisasi mencapai sasaran secara andal, mengantisipasi berbagai ketidakpastian, serta menjalankan aktivitas bisnis dengan menjunjung tinggi integritas.Bapak Ndaru menyampaikan bahwa penerapan GRC di PLN Nusantara Renewables bertujuan untuk meningkatkan efektivitas operasional perusahaan, mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, serta memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan ketentuan yang berlaku. Melalui integrasi ketiga aspek tersebut, setiap aksi korporasi diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih terstruktur, terukur, dan akuntabel.Dalam kesempatan tersebut, Peraturan Direksi Nomor 004.K/020/DIR-PLNNR/II/2024 tentang Penerapan Prinsip GRC di PLN Nusantara Renewables kembali disosialisasikan. Pada sesi itu, Bapak Ndaru menerangkan secara detil mengenai mekanisme penentuan tingkat GRC, penentuan syarat dokumen pendukung, serta alur pelaksanaan pada setiap aksi korporasi. Sosialisasi ini menjadi penting, agar proses pengambilan keputusan dapat dilakukan secara proporsional sesuai kompleksitasnya.Tidak hanya menjadi forum sosialisasi, kegiatan Coffee Morning ini juga menjadi wadah diskusi antara Tim GRC dengan seluruh insan PLN Nusantara Renewables. Berbagai masukan, pertanyaan, serta saran yang disampaikan peserta menjadi bahan evaluasi dalam penyempurnaan implementasi GRC agar semakin adaptif terhadap kebutuhan perusahaan dan perkembangan bisnis ke depan.Melalui kegiatan ini, PLN Nusantara Renewables menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya tata kelola perusahaan yang baik, meningkatkan kesadaran terhadap manajemen risiko dan kepatuhan, serta membangun sistem pengambilan keputusan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada penciptaan nilai berkelanjutan bagi perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan.
Jakarta, 23 Juli 2026 — PT PLN Nusantara Renewables (PLN NR) resmi melakukan serah terima jabatan atas perubahan susunan kepemimpinan Perseroan. Perubahan ini harapannya mendukung penguatan strategi perusahaan dalam mengakselerasi pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia.Berdasarkan Keputusan Pemegang Saham di Luar Rapat Umum Pemegang Saham (Sirkuler) yang ditandatangani pada 13 Juli 2026, telah ditetapkan susunan Direksi PLN Nusantara Renewables yang baru dan akan mulai efektif menjabat per tanggal 13 Juli 2026, atas nama: Bapak Kuswara sebagai Direktur Utama PT PLN Nusantara Renewables Bapak Arief Heryana sebagai Direktur Operasi PT PLN Nusantara Renewables Bapak Rudy Hertanto sebagai Direktur Keuangan PT PLN Nusantara Renewables Perubahan kepemimpinan ini menjadi momentum bagi PLN Nusantara Renewables untuk melanjutkan berbagai inisiatif strategis perusahaan dalam mempercepat pengembangan portofolio energi bersih, meningkatkan kinerja operasional, serta memperkuat kontribusi perusahaan dalam mendukung transisi energi nasional.“Pergantian kepemimpinan bukan hanya buat proses organisasi, tetapi merupakan estafet amanah untuk memastikan transformasi ini terus berjalan dan semakin memberikan nilai bagi PLN Group,” ucap Bapak Ruly Firmansyah, Direktur Utama PLN Nusantara Power.Sejalan dengan semangat estafet kepemimpinan tersebut, Dewan Komisaris PLN Nusantara Renewables turut menyampaikan apresiasi atas fondasi yang telah dibangun oleh jajaran Direksi sebelumnya serta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Direksi baru dalam menjalankan amanah dan mencapai target perusahaan yang telah ditetapkan oleh pemegang saham."Kami mengapresiasi berbagai capaian dan fondasi yang telah dibangun oleh Direksi sebelumnya. Ke depan, Dewan Komisaris siap memberikan dukungan dan pendampingan kepada jajaran manajemen agar target yang telah ditetapkan oleh pemegang saham dapat dicapai dengan sebaik-baiknya," ujar Bapak Muhammad Bardan, Komisaris Utama PLN Nusantara Renewables.Jajaran Komisaris dan Direksi PLN Nusantara Renewables, turut menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Bapak Harjono atas dedikasi, kepemimpinan, dan kontribusinya selama menjabat sebagai Direktur Utama periode 2024–2026. Di bawah kepemimpinan beliau, PLN NR berhasil memperkuat fondasi perusahaan, mendorong pengembangan portofolio energi baru terbarukan, serta mencatat berbagai capaian strategis yang menjadi bekal penting bagi perjalanan perusahaan ke depan.Menyampaikan kesan selama masa pengabdiannya, Bapak Harjono mengungkapkan bahwa PLN Nusantara Renewables memberikan pengalaman yang sangat berharga sebagai perusahaan investasi di sektor energi terbarukan."Selama 2.5 tahun ini, saya merasa PLN NR memberikan tantangan dan pengalaman secara sangat lengkap. Di sini, begitu banyak hal baru yang saya pelajari meskipun saya telah puluhan tahun berkarir. Saya harap, seluruh insan di PLN NR juga bisa meraup sebanyak mungkin pembelajaran yang tak terbatas pada aspek investasi saja," ujar beliau.Dengan semangat keberlanjutan dan kolaborasi, PLN Nusantara Renewables menyambut kepemimpinan baru yang berkomitmen melanjutkan program-program strategis perusahaan, mengoptimalkan pengembangan energi baru terbarukan, serta menghadirkan inovasi dan solusi energi bersih guna menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham, mitra kerja, masyarakat, dan mendukung percepatan transisi energi nasional.Direktur Utama PT PLN Nusantara Renewables yang baru, Bapak Kuswara, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan momentum transformasi yang telah dibangun bersama."PLN Nusantara Renewables saat ini berada pada jalur pertumbuhan yang tidak boleh melambat. Bersama seluruh insan perusahaan dan dukungan para pemangku kepentingan, kami berkomitmen melanjutkan transformasi ini, menghadapi tantangan ke depan, serta memenuhi ekspektasi pemegang saham," ujar beliau.Menyambut amanah dari kepemimpinan baru ini, PLN Nusantara Renewables optimis dapat terus memperkuat perannya sebagai penggerak pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia serta menghadirkan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Jakarta, 27-28 Juli 2026 – PLN Nusantara Renewables (PLN NR) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola perusahaan yang bersih, transparan, dan berintegritas melalui penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Komitmen tersebut dibuktikan dengan keberhasilan PLN NR meraih sertifikasi ISO 37001:2016 yakni Sistem Manajemen Anti Penyuapan yang sudah diperoleh pada 19 September Tahun 2025 sebagai bentuk pengakuan atas implementasi sistem pencegahan penyuapan yang telah diterapkan secara konsisten di lingkungan perusahaan.Pencapaian ini menjadi salah satu langkah strategis PLN NR dalam memperkuat penerapan Good Corporate Governance (GCG), meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan, serta memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai prinsip kepatuhan, etika, dan akuntabilitas.Memasuki tahun 2026, PLN NR kembali menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan standar tata kelola perusahaan dengan mempersiapkan proses transisi menuju ISO 37001:2025. Sebagai bagian dari proses tersebut, perusahaan melaksanakan kegiatan peningkatan awareness mengenai pembaruan standar internasional tersebut kepada insan perusahaan. Tujuannya, agar insan PLN NR memahami bagaimana bentuk implementasi SMAP di aktivitas mereka sehari-hari. Dan pada tanggal 27–28 Juli 2026, telah dilakukan audit surveillance serta audit transisi yang dilakukan oleh British Standard Institution (BSI) untuk mendapatkan sertifikasi anti penyuapan terbaru, guna menunjukkan konsistensinya terhadap integritas perseroan dalam memberantas segala hal bentuk pelanggaran yang dapat terjadi.Menanggapi perubahan standar tersebut, PLN NR melakukan penyesuaian terhadap kebijakan, prosedur, dan sistem yang diperlukan agar implementasi SMAP tetap selaras dengan perkembangan standar terbaru. Perusahaan juga mengoptimalkan penerapan Whistleblowing System (WBS) sebagai sarana pelaporan dugaan pelanggaran yang aman, transparan, dan akuntabel guna mendukung terciptanya lingkungan kerja yang berintegritas.Langkah ini mencerminkan semangat perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) yang menjadi bagian dari budaya kerja PLN NR. Dengan terus memperkuat sistem pencegahan penyuapan dan meningkatkan kesadaran seluruh insan perusahaan terhadap pentingnya integritas, PLN NR optimistis dapat menghadirkan proses bisnis yang semakin andal, transparan, dan berkelanjutan.Ke depan, PLN Nusantara Renewables akan terus memperkuat implementasi SMAP sebagai bagian dari upaya mewujudkan perusahaan energi baru terbarukan yang tidak hanya unggul dalam kinerja bisnis, tetapi juga menjadi perusahaan yang dipercaya melalui penerapan tata kelola yang baik, budaya kepatuhan yang kuat, serta integritas yang menjadi fondasi dalam setiap aktivitas perusahaan.
Jakarta, 24 Juli 2026 — PT PLN Nusantara Renewables (PLN NR) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Laporan Pertanggungjawaban Tahunan (RUPS LPT) Tahun Buku 2025 pada hari Senin (29/06) yang bertempat di Ruang Nusantara InnoVision PLN Nusantara Power, Jakarta. Rapat ini dipimpin oleh Direksi PLN Nusantara Power (PLN NP) selaku Pemegang Saham Mayoritas, serta turut dihadiri Yayasan Kesejahteraan PT PLN Nusantara Power selaku Pemegang Saham Minoritas.RUPS LPT tersebut membahas penyampaian laporan kinerja perusahaan selama tahun buku 2025, termasuk laporan tahunan, laporan keuangan, evaluasi pencapaian kinerja, serta agenda lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Dalam pelaksanaan RUPS LPT, PLN NR menyampaikan capaian kinerja perusahaan sepanjang tahun 2025 dengan realisasi beberapa indikator utama yang melampaui target yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025. Berdasarkan hasil evaluasi kinerja, PLN NR mencatatkan realisasi: Pendapatan Usaha sebesar Rp1.012,09 miliar, atau mencapai 110% terhadap target RKAP 2025 sebesar Rp917,52 miliar. Laba Bersih sebesar Rp1.074,76 miliar, meningkat hingga 117% dibandingkan target RKAP sebesar Rp920,86 miliar. Total Aset sebesar Rp11,26 triliun.Berdasarkan hasil audit, Nilai Evaluasi Kinerja (KPI) yang didapatkan perusahaan juga mengalami peningkatan sebesar 1,32 poin dari tahun sebelumnya hingga mencapai 104,02.Pencapaian kinerja PLN NR yang melampaui taget di tahun 2025 ini, dipengaruhi oleh kinerja positif proyek pada fase operasi, antara lain: PLTU Jawa 7 yang mencapai produksi listrik sebesar 12.030 GWh. PLTS Terapung Cirata mencapai produksi listrik hijau sebesar 273,68 GWh. PLTS IKN mencapai produksi listrik sebesar 79,79 GWh. PLTU MT Sumbagsel-1 mencapai produksi sebesar 1.039 GWh.Sepanjang tahun 2025, PLN NR juga terus menjalankan pengembangan bisnis energi baru terbarukan melalui berbagai inisiatif strategis, termasuk progres fase konstruksi pada proyek PLTS Terapung Tembesi (35 MWac), PLTS Terapung Karangkates (100 MWac), dan PLTA Batang Toru (510 MW). Dengan kinerja yang solid dan pencapaian yang memuaskan di tahun 2025, perusahaan optimis menghadapi tantangan dan peluang di tahun 2026.“Keberhasilan PLN NR di tahun 2025 menjadi pijakan untuk melangkah lebih kuat di tahun 2026. Kami akan terus memperkuat kolaborasi dan inovasi untuk mensinergikan energi hijau yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan masa depan Indonesia.” Harjono, Direktur Utama PT PLN Nusantara Renewables. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, semoga PLN NR dapat terus meningkatkan kontribusi dalam sektor energi terbarukan, mencapai target-target baru, dan membawa dampak positif yang lebih besar bagi lingkungan dan masyarakat.
Serang, Banten, 3 Juni 2024 – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, PT Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali (SGPJB) berkolaborasi dengan PT PLN Nusantara Renewables (PLN NR) membagikan 28 hewan qurban kepada stakeholders Ring-1 PLTU Jawa 7. Penyerahan 10 ekor sapi dan 18 ekor kambing kepada sejumlah stakeholders yang terdiri dari elemen masyarakat dan instansi terkait dilakukan secara simbolis di Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu pada hari Selasa, 03 Juni 2025. Bambang Supriyatno, Asisten Direktur General Affairs SGPJB, mengatakan bahwa kegiatan pembagian hewan qurban adalah bagian dari program rutin Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekitar PLTU Jawa 7. Selain itu, PT SGPJB juga mempunyai berbagai program CSR di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan untuk pemberdayaan masyarakat. “Melalui kerja sama lintas sektor, kami berharap program-program yang kami jalankan dapat bermanfaat bagi masyarakat di sekitar perusahaan dan hubungan baik dapat terus terjalin,” tutur Bambang. Mewakili Manajemen PLN NR, Saskia Nursukma menyampaikan apresiasi atas solidaritas dan kepedulian SGPJB kepada masyarakat dan hubungan baik dengan stakeholders terkait yang telah mendukung operasional PLTU Jawa 7 sehingga dapat memberikan kontribusi optimal pada sistem ketenagalistrikan Jawa-Madura-Bali. Ia pun berharap kolaborasi CSR SGPJB dan PLN NR memberikan manfaat untuk masyarakat. Kasubdit Waster Ditpamobvit Polda Banten, AKBP Asep Juhri, mewakili para stakeholders menyampaikan ungkapan terima kasih dan mengapresiasi kolaborasi CSR SGPJB dan PLN NR. Menurutnya, kondusivitas di sekitar PLTU Jawa 7 semakin hari semakin baik itu tercipta berkat peran aktif Manajemen dalam membangun hubungan baik dengan masyarakat. “Ada banyak program yang manfaatnya sudah dirasakan oleh masyarakat. Sehingga masyarakat juga merasa memiliki yang membangun semangat kolaborasi untuk sama-sama menjaga,” pungkasnya.